Artikel
Dapur MBG di Bandung Barat Manfaatkan AI, Cek Menu hingga Pengaduan Bisa Lewat WhatsApp

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bandung Barat menghadirkan inovasi dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Teknologi tersebut diintegrasikan dengan layanan WhatsApp sehingga memudahkan masyarakat memperoleh berbagai informasi tanpa harus datang langsung ke dapur.
Melalui layanan berbasis AI, pengguna dapat mengetahui menu makanan harian, jadwal distribusi, informasi mengenai operasional dapur, hingga jawaban atas pertanyaan umum seputar Program MBG. Sistem dirancang agar mampu memberikan respons secara otomatis selama 24 jam sehingga informasi dapat diakses kapan saja.
Selain menyediakan informasi, layanan AI juga dapat menerima kritik, saran, dan pengaduan dari masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan diteruskan kepada petugas terkait untuk ditindaklanjuti, sehingga proses penyelesaian keluhan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan terdokumentasi secara digital.
Pengelola SPPG menyebut pemanfaatan AI merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung digitalisasi dalam pengelolaan Program MBG. Dengan sistem otomatis, komunikasi antara masyarakat dan pengelola menjadi lebih efisien, sementara petugas dapat lebih fokus pada operasional penyediaan makanan bergizi.
Inovasi ini juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi dalam pelaksanaan program. Masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai layanan dapur MBG serta memantau berbagai informasi penting tanpa harus bergantung pada komunikasi secara langsung dengan petugas.
Penerapan teknologi AI di dapur MBG Bandung Barat menjadi salah satu langkah modernisasi pelayanan publik di tingkat daerah. Ke depan, inovasi serupa diharapkan dapat diterapkan di lebih banyak dapur SPPG sehingga pelayanan Program Makan Bergizi Gratis menjadi semakin efektif, cepat, dan mudah diakses oleh masyarakat.